I Can Do It !

Bicara tentang obsesi, setiap orang pasti memiliki sebuah obsesi dalam hidupnya. Hidup terasa kurang lengkap kalo kita nggak punya obsesi buat dijadiin target.  Dimana obsesi itu sendiri mempunyai arti "Keinginan akan sesuatu dan sampai kapanpun akan berusaha sebisa mungkin untuk memenuhi keinginan itu" Tanpa memiliki sebuah obsesi manusia sama saja tidak mempunyai tujuan untuk hidup.

Saya sempet bertanya sama teman saya di kampus tentang obsesi mereka.

"Bro, apa obsesi lo buat kedepan?"
"Mau mengubah dunia"

"Kalo lo apaan?"
"Gua mau jadi ganteng"



"Obsesi lo apaan?"
"Mau punya pacar satu kampus"

Obsesi orang emang beda-beda, tergantung dengan keinginan dalam diri mereka sendiri. Kalo kita sudah punya obsesi, berarti kita sudah mempunyai tujuan hidup kita. Ada orang yang berusaha untuk mewujudkan obsesinya. Ada juga orang yang cuma 'punya' obsesi tanpa mewujudkannya. Tidak banyak orang yang berhasil mewujudkan obsesi mereka. Mereka hanya bisa berbica tanpa ada usaha untuk mewujudkan.

Ngomong-ngomong tentang obsesi, kali ini saya akan menceritakan sedikit tentang obsesi diri saya sendiri.

Nano Nano Versi 310

Tanpa teman hidup itu gak ada manfaatnya. Bayangin kalo kita hidup tanpa teman, mau pergi sendirian, makan sendirian, cerita sendirian, dan tertawa sendirian (?)
 

Nah kalo kita ada teman semua yang akan kita lakukan pasti akan terasa mudah. Hal yang sesulit apapun akan terasa indah di lalui bersama teman-teman. Ngerjain tugas bisa bareng teman atau minta kerjain teman (kalo dia mau), main PES bisa bareng teman, waktu tangan kita sakit pun kita bisa minta tolong sama teman buat ambilin upil. Pernah saya lakukan itu dengan meminta bantu ambilin upil, abis dia ambilin upil tangannya langsung terbakar. 

Ngomong-ngomong tentang teman, saya mempunyai banyak teman di Bandung. Tahun pertama kuliah saya tinggal di asrama Telkom. Tepatnya gedung 1, lantai 3, nomor 310. 1 kamar diisi oleh 4 manusia. Kebetulan saya sekamar dengan orang yang berbeda wilayah dengan saya yang asalnya dari Palembang.
 

Buat postingan kali ini saya akan menceritakan teman-teman yang ada di kamar saya. Mereka tercipta sebagai makhluk Tuhan yang paling sexy, masalahnya kalau abis mandi mereka selalu tampil sexy dengan keluar dari kamar mandi pake handuk.


***

Teman yang pertama, nama panggilannya Aan, dia berasal dari Depok.Tingginya kira-kira 3281 kaki dari permukaan bumi. Dia mengaku sebagai Gonners sejati, tapi ketika Indonesia juara dia teriak-teriak histeris. Dia hampir terjun dari lantai 3 asrama, untung ketika itu saya bisa tahan dia dengan memegang celananya. Alhamdulillah celananya bisa saya selamatkan.

Manusia ini kayaknya dilahirkan ketika nyokapnya lagi main futsal. Yang ada dipikiran Aan selalu futsal, futsal, futsal. Gak percaya? ini contohnya ..